Monday, February 24, 2014

NILAI UJIAN

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - NILAI UJIANDi akhir sebuah smester. Sekolah mengumumkan liburan dimulai dan membagikan hasil nilai yang telah dicapai murid-muridnya. Seorang murid sambil mengapit buku raportnya kembali ke rumah dan menyerahkannya kepada ayahnya. Ayahnya begitu kaget karena saat membuka buku raport tersebut, nampaknya seperti ia sedang melihat sebuah pot bunga dengan warna utama “merah”. Nilai merah yang mengecewakan. Tak tahu apa yang harus dikatakan kepada anaknya, sang ayah cuman bertanya; “Apa yang bisa kamu katakan tentang semuanya ini?” “Aku rasa ada satu hal penting yang bisa aku katakan.” Jawab anak itu. “Dady, engkau seharusnya berbangga.” “Aku harus berbangga akan nilai merah yang kamu hadiahkan ini?” Jawab sang ayah yang kini bertambah heran. “Bukan!! Engkau seharusnya berbangga atas kejujuran saya. Saya tidak menipu Dady dengan hasil yang saya capai.” Orang optimist selalu bisa melihat terang ketika dunia seakan dilanda gelap gulita. ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sunday, February 23, 2014

TUHAN, TAKDIR DAN SETAN

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - TUHAN, TAKDIR DAN SETANAda seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana. Pemuda : Anda siapa? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya? Bijaksana : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda. P : Anda yakin? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya. B : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya. P : Saya punya 3 buah pertanyaan. 1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya. 2. Apakah yang dinamakan takdir? 3. Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu? Tiba-tiba sang orang bijaksana tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras. P(sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya? B : Saya tidak marah... Tamparan itu adalah jawaba....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

SI TOKEK

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SI TOKEKPada suatu hari ada seorang petani yang bingung. Ia mempunyai sepetak lahan, ia berpikir apakah ladang tersebut akan ia tanami melon atau semangka. Tiba-tiba, “tokeeeeeek..!” Tokek yang bersarang di plafon atap rumahnya itu berbunyi. Dengan sigap, petani itu berseru “Meloon!”. Tokek itu berbunyi lagi, “Tokeeeek..!” Petani itupun berseru lagi “Semangkaa..”. Dan begitu seterusnya beberapa kali hingga tokek tersebut berhenti berbunyi. Kata terakhir yang diserukan petani tersebut adalah “melon”, maka petani itu pun memutuskan untuk menanam melon di ladang. Beberapa bulan berlalu dan ternyata melonnya tumbuh subur. Sangat berbeda dengan tetangganya yang menanam semangka. Semangka tetangganya tersebut hampir semuanya gagal panen tanpa ada sebab yang jelas. “Tokek itu simbol keberuntunganku.” Gumam petani. Sore harinya, seorang pedagang melon datang ke rumah petani tersebut. Ia menawarkan diri untuk membeli semua hasil panen melon di atas harga pasar. Padahal di sis....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Wednesday, November 12, 2008

Bekerja dan Kepuasan Bekerja

Bekerja, kata bekerja di sini sempat terlintas juga di pikiran saya kira-kira apa yah defenisi bekerja tersebut ?

Setelah saya coba cari-cari artikel di internet dan saya telaah devinisi bekerja tersebut tidak ada yang menjelaskan definisi bekerja tersebut secara ilmiah hanya pemberian contoh dalam kehidupan sehari-hari saja yaitu pergi pagi pulang sore, pakai baju rapi, pakai dasi, pakai sepatu mengkilat, dandanan necis trus akhir bulan bawa uang hasil bekerja kira-kira seperti tersebut definisi yang di dapatkan dan akhirnya saya coba mendefinisikan dengan versi saya sendiri :p (keren kan bisa mendefenisikan versi sendiri walaupun itu mungkin salah :P )

Bekerja adalah mengerjakan sesuatu pekerjaan sesuai dengan tujuan, schedule dan aturan yang telah di tetapkan oleh suatu individu atau organisasi dengan prinsip saling menguntungkan sehingga menjadikan hidup menjadi berarti. (ini kira-kira definis bekerja versi saya).

Dalam bekerja tentu ada target yang musti kita capai dan ujung-ujung nya akan berakhir ke pendapatan serta kepuasan dari hasil kerja tersebut. Coba kita bayangkan seandainya kita bekerja tanpa ada tujuan, kepuasan serta saling menguntungkan dalam mengerjakan sesuatu tentunya tidak akan kita laksanakan.

beberapa peneliti menyimpulkan kepuasan bekerja adalah penentu dari komitmen atas dasar pertukaran sumber daya antara individu dan organisasi (Angle & Perry, 1983; Williams & Hazer, 1986) dalam Martin (1996).

Begitu kebutuhan individu terpuaskan, hal itu akan mengikat individu itu pada organisasi. Komitmen pada organisasi dapat dipandang sebagai hasil dari pengikatan pada organisasi itu (Martin; 1996).

Jadi dapat di simpulkan bawasannya tujuan akhir dalam bekerja adalah kepuasan individu serta organisasi dalam menyelesaikan pekerjaan dengan konsekwensi saling menguntungkan.[sinksonk/Ed].

Merasakan kepedihan Orang lain

Hidup ini memang indah, karena banyak peran yang bisa kita lakoni dalam perjalanan hidup itu sendiri ibarat pemain senetron sebelum menjadi pemain harus menjalani test dahulu dalam berbagai peran. Nah apabila lulus sensor baru diperbolehkan memeran salah satu tokoh dalam film senetron tersebut.

Penulis jadi teringat Judul lagu yang di nyanyikan Mr. Akhmad Albar “Panggung Sandiwara” setelah di cermati betul ternyata ada benarnya juga bahwasnya kita menjalani hidup ini masing-masing mendapatkan peran yang sudah di atur oleh Allah SWT.

Nah coba renungin lagi Anda hidup saat ini mendapat peran sabagai apa (hayoo…. :) )

1. Menjadi Orang kaya, miskin atau di tengah-tengah tidak kaya tidak miskin

2. Menjadi orang Pintar, bodoh atau di tengah-tengah tidak pintar tidak bodoh

3. Menjadi orang Pemberani, penakut atau di tengah-tengah tidak berani dan tidak takut

4. Menjadi orang Sombong, congkak, rakus dll

5. dll

Ketahuilah hidup ini singkat tidak ada manusia saat ini yang mempunyai umur lebih 100 thn andaikan ada itu berkah di berikan Allah kepada orang tersebut dan jumlahnya bisa di hitung.

Kehidupan manusia ibara roda berputar kadang kita di atas dan kadang juga di bawah, nah yang perlu di sikapi di sini apabila roda kita di atas, janganlah bersifat kufur nikmat dan menzalimi kepada sesama, ingat karena suatu saat apa tindakan yang kita lakukan tersebut juga akan kita rasakan setelah roda kita berada di bawah.

Ada baiknya apabila posisi roda kita berada di atas, janganlah bersifat angkuh dan sombong serta mencelah sesama manusia yang kebetulan posisi roda mereka beradi di bawah. Cobalah dan latihlah terus kematangan diri kita sendiri untuk selalu turut merasakan kepedihan kepada sesama kita manusia apalagi bagi mereka yang saat itu roda berada di posisi bawah, bimbinglah mereka agar mereka terus maju dan maju hingga mereka berada di posisi kita saat kita di atas.

Dan ingatlah bahwa suatu saat apa yang kita lakukan terhadap mereka, akan terjadi juga terhadap diri kita sendiri.[sinksonk/Ed]

Puisi Kapalku

By : [sinksonk/ed]

Kapalku sudah sarat dengan muatan
Para nahkoda saling berantaman
Arah kapal sudah tidak ada tujuan
Sedangkan layar masih terbentang

|

Wahai para penumpang duduklah dengan tenang
Biarkan kapal berlayar dengan tujuan
Percayakan semua kepada sang kapten kapal
Niscaya kapal sampai tujuan

|

Kapalku terus berlayar
Pecahkan ombak yang terus menghantam
Berjalan berlahan di selah karang-karang
Agar tidak terbentur terumbu karang

|

Para nahkoda dan ABK duduk dengan tenang
Menunggu perintah sang kapten kapal
Bekerja penuh siang dan malam
Biar tercapai hasrat dan tujuan

|

Akan kah kapalku sampai tujuan
Karena ombak dan badai terus menggoncang
Bagaimana nasib para penumpang
Yang diam duduk dengan tenang di atas kapal

|

Kini kapal sudah tenang
Tidak ada lagi obak dan badai
Perahu dan sikoci mulai di siapkan
Siap siaga bersama kapal yang terus berlayar

|

Sang kapten kapal duduk termenung
Merenung perjalanan yang belum ada ujung
Nahkoda dan abk mulai merasa bingung
Dan memaksakan diri untuk tetap tersenyum

Beribadah bukan karena Allah

Hidup merupakan anugrah yang kuasa yang di berikan kepada kita umat manusia untuk menjalankan kehidupan di muka bumi ini. Akan tetapi hidup itu akan lebih bermagna bagi orang-orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah tanpa pamrih atau punya maksud lain di balik perbauatannya.

Dalam hidup ini selalu berusahalah untuk berbuat baik dan saling tolong menolong atar sesama dan yang paling utama sekali adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah se iklas mungkin tanpa ada maksud tertentu. Karena segala amal baik akan mendapatkan tempat nantinya di sisi Allah SWT dan masing-masing kita akan mendapatkan ganjaran di hari pembalasan nanti yaitu Surga dan Neraka.

Dalam sebuah riwayat diceritakan orang-orang yang digiring ke neraka. Allah SWT memerintahkan agar Malik (malaikat penjaga neraka) tidak membakar kaki-kaki mereka, sebab kaki-kaki itu pernah dilangkahkan ke masjid dan tidak membakar tangan-tangan mereka, sebab tangan-tangan itu pernah diangkat untuk berdoa. Malik bertanya, “Apa yang terjadi kepada kalian hai orang-orang celaka?” Ahli neraka menjawab,”Kami dahulu beramal bukan karena Allah” (BiharAl-Anwar 8:325).

Riwayat lain bercerita tentang orang yang membaca Al-Qur’an siang dan malam, yang terbunuh fisabilillah, dan yang menginfakkan hartanya. Ketiga-tiganya dimasukkan ke neraka. Yang pertama masuk neraka karena ingin disebut qari’, yang kedua ingin disebut pemberani, dan yang ketiga ingin dipanggil orang dermawan (Bihar Al-Anwar 72:305).

Dari riwayat yang di terangkan di atas dapat di ambil hikmah betapa murkanya Allat SWT terhadap orang-orang yang selalu mendekatkan diri kepadannya akan tetapi di balik pendekatan diri kepadan Allah SWT tersebut ada niat dan maksud lain bukan karena Allah.

Semoga kita bukan bagian dari orang-orang tersebut, Amin.[sinksonk/Ed]